Mengenal Apa Itu Scalping dalam Instrumen Trading

Bicara soal scalping maka tidak bisa melepaskan diri dari pembahasan trading juga. Karena sejatinya ini adalah sebuah strategi transaksi dengan sistem pengambilan cuan sedikit demi sedikit, tetapi rutin jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan mengambil total sekali.

Orang-orang dengan pemikiran seperti ini percaya bahwa naik dan turunnya nilai tidak terprediksi. Maka untuk melindungi aset dan menghindari segala bentuk kerugian, bisa dengan cara mengambil perlahan. Namun, ada juga yang berpikiran secara sebaliknya.

Trader yang memanfaatkan strategi ini lebih mempercayakan pergerakan mereka pada perdagangan jangka pendek. Biasanya tipe trader pemula paling banyak melakukan tindakan begini dengan alasan ilmu masih minim dan belum bisa mengamati pasar secara seksama.

Setiap trader sebenarnya memiliki trik masing-masing, karena memang tidak mudah juga untuk melakukan trading jangka panjang sementara ilmunya belum maksimal. Jadi, jika ada yang bilang pola pikir trading pendek itu tidak optimis, maka tidak perlu diambil pusing.

Indikator Scalping atau Perdagangan Jangka Pendek

Termasuk ke dalam jenis trading jangka pendek, para scalper bukan berarti begitu saja melakukan perdagangan tanpa pertimbangan penting. Karena pada dasarnya setiap tindakan para scalper meliputi berbagai indikator berikut:

Moving Average

Moving average mudah dilakukan oleh semua trader, termasuk tipe scalper. Metode ini meletakkan beberapa garis kombinasi, seperti pada angka 5, 8, dan 13. Ketika garis terletak pada angka 5 dan 8 maka masih aman, namun ketika garis ke angka 13 maka waktunya close.

Bollinger Bands

Bollinger bands ini pada intinya akan mengarahkan posisi pada lower band yang artinya kamu harus segera melakukan buy. Sementara itu jika posisi ada di upper band maka sebaiknya segera ambil tindakan untuk sell atau jual.

Rekomendasi :   Cara Investasi Reksadana Bca

Stochastic

Indikator terakhir yang turut meramaikan para scalper adalah stochastic dengan sistem berbeda dari kedua indikator sebelumnya. Kamu bisa memilih sendiri, namun kebanyakan trader hanya akan menyarankan indikator nomor satu dan dua dengan berbagai alasan.

Tips Melakukan Scalping Bagi Para Pemula

Apakah kamu termasuk salah satu orang yang setuju dengan strategi perdagangan jangka pendek? Jika ya dan ini baru pertama kali akan mencoba, maka jangan buang kesempatan dengan melakukan sesuai tips berikut:

  1. Gunakan uang dingin dan modal kecil saja.
  2. Pahami profil risikonya baru kemudian tentukan gaya trading paling sesuai dengan pribadi sendiri.
  3. Pahami dulu tiga analisa utama, yakni analisa bandarmologi, analisa teknikal, dan analisa fundamental, setelah itu baru aplikasikan pada tindakan scalping trading.
  4. Lakukan trading secara konsisten atau berkelanjutan.
  5. Latih diri dengan bersiap menerima risiko serta pisahkan segera keuntungan jika berhasil pada rekening terpisah.
  6. Terus belajar dan jangan ragu mengembangkan diri, terutama beralih dari jangka pendek ke jangka panjang.

Enam tips scalping di atas adalah apa yang diutarakan oleh Bekti Sutikna selaku full time scalper. Kamu bisa mempertimbangkannya seraya memperhatikan bagaimana Bekti bermain selama ini. Sekarang sudah banyak sumber terpercaya juga untuk dijadikan acuan belajar.

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Melakukan Perdagangan Jangka Pendek

Setiap strategi pasti memiliki kekurangan serta kelebihan. Supaya lebih adil, kami akan membahas keduanya secara terpisah. Pertama kami bahas dulu perihal kelebihan melakukan trik jangka pendek, diantaranya:

  1. Lebih cepat menghasilkan uang karena teknik scalping ini sistem jangka pendek dimana trader bisa dapat untung lebih cepat.
  2. Jika salah keputusan, maka dengan cepat kamu bisa mempelajari kesalahan tersebut lalu memperbaikinya saat itu juga.
Rekomendasi :   Masalah Pokok Ekonomi Modern

Hadir dengan kelebihan perdagangan jangka pendek saja tidak mungkin, itu sebabnya kami juga akan memberitahukan apa saja kekurangan strategi jangka pendek ini, diantaranya:

  1. Bukan asal tebak dan menggantungkan nasib pada hoki, maka dari itu strategi ini terbilang sulit dianalisis.
  2. Karena alurnya begitu cepat, maka para scalper kebanyakan menghabiskan waktu demi scalping di depan layar. Hanya pemilik waktu luang terbanyak yang bisa melakukannya.

Jika melirik poin-poin kelebihan dan kekurangan, semua bisa bernuansa sebaliknya, tergantung dari situasi trader seperti apa. Contoh, jika tujuannya untuk fokus pada trading maka meskipun harus fokus dalam waktu lama ke hadapan kamera tidak masalah.

Masih banyak strategi selain memanfaatkan trading berjangka singkat. Scalping memang bisa menjadi pilihan, namun tidak mutlak karena berbagai kekurangan dan kelebihan tadi.

Originally posted 2022-02-27 10:57:04.