Pengertian Hosting, Jenis dan Tips Memilih Layanannya

Istilah seperti hosting, domain, dan website, pasti sudah tidak asing lagi, terutama bagi yang berkecimpung di bidang pengelolaan website. Namun masih banyak yang kurang memahami tentang masing – masing unsur tersebut, bahkan menyamakannya.

Hal tersebut bisa menimbulkan kesalahan dalam mengambil keputusan, semisal ketika hendak membuat website, sudah membeli paket domain ternyata belum termasuk layanannya, harus mengeluarkan biaya lagi untuk menyewa jasanya.

Permasalahan seperti ini harus sebisa mungkin dihindari, karena kurang efisien dalam sumber daya. Selain itu website memiliki peranan penting dalam pengembangan personal maupun bisnis. Mengingat saat ini teknologi digital merupakan kunci untuk terhubung dengan orang – orang di seluruh dunia.

Pengertian Hosting dan Cara Kerjanya

Istilah ini sering ditemui ketika ingin membangun sebuah website, misalnya mengembangkan toko online. Sebagaimana layaknya toko offline, agar bisa memajang dan meletakkan barang – barang jualannya, maka pertama kali haruslah memiliki ruangan terlebih dahulu.

Bentuknya bisa beragam, mulai dari rumah yang dimodifikasi menjadi toko, menyewa ruko, membangun butik sendiri, atau menyewa tempat di mall. Bentuknya tidak begitu menjadi persoalan, karena ketika sudah memiliki ruangan, kamu dapat memajang barang – barang yang akan dijual.

Sama seperti toko tadi, website memiliki berbagai jenis file yang harus ditampilkan, mulai dari dokumen, form, katalog produk, foto, dan berbagai jenis lainnya. Semua file tersebut memerlukan ruangan penyimpanan agar dapat dilihat oleh orang lain, penyimpanan tersebut adalah hosting.

Sehingga ketika membangun sebuah website pasti memerlukan jasa layanan internet juga, karena apabila tidak memilikinya, pengunjung tidak akan menemukan isi websitemu. Lantas bagaimana cara kerjanya?

Cara kerjanya sederhana, ketika seseorang mengetikkan alamat websitemu, server akan membaca kemudian meneruskan file – file sesuai alamat tersebut yang tersimpan. File – file tersebut akan tertampil pada layar kamu.

Tergantung dari struktur webnya, bisa saja tertampil halaman utama, landing page, atau langsung ke halaman katalog produk. Setiap kali kamu menekan link atau gambar pada halaman website, server akan mengirimkan perintah untuk menampilkan file terkaitnya.

Perbedaan Hosting dan Domain Dalam Website

Kedua istilah tersebut sering didengar ketika hendak membeli paket pembuatan website. Meskipun sering disamakan atau diletakkan berdampingan, tetapi keduanya memiliki pengertian dan bentuk yang sangat berbeda.

Coba kembali ke analogi awal tadi, yaitu mengembangkan sebuah toko. Ruangan atau bangunan toko adalah hosting, pertanyaannya adalah ketika hendak membeli barang – barang yang ada di toko tersebut harus pergi ke mana?

Rekomendasi :   Cаrа Mеnуіmраn Vіdео Dаrі Fасеbооk Tеrbаru 2022 [SANGAT MUDAH!]

Kamu harus mengetahui alamat tokonya terlebih dahulu agar bisa berkunjung, memilih produknya, kemudian melakukan pembelian. Semisal tokonya terletak di Jalan Andromeda Nomor 100, maka kamu harus pergi ke jalan Andromeda Nomor 100 terlebih dahulu.

Pada dunia digital, alamat toko tersebut dikenal sebagai domain. Contohnya apabila ingin mengakses Instagram, kamu perlu menuliskan alamat www.Instagram.com pada URL. Begitu juga ketika hendak mengunjungi Facebook, menuliskan www.facebook.com .

“www.Instagram.com” dan “www.facebook.com” adalah beberapa contoh mengenai domain. Untuk bisa memiliki domain atau alamat web, maka perlu mendaftarkan terlebih dahulu, besar biayanya bergantung pada nama domainnya, bisa gratis atau berbayar.

Sehingga berdasarkan informasi tersebut didapatkan keterhubungan antara domain dengan layanan internet ini. Domain adalah alamatnya sedangkan hosting adalah ruangan atau tokonya. Sehingga ketika kamu ingin membuat sebuah toko online, pastikan memiliki keduanya.

Terkadang ada banyak sekali jenis layanan domain dan hostingnya secara berdampingan. Selain karena keduanya dibutuhkan, juga memudahkan pelanggan agar bisa mengembangkan websitenya dengan cepat. Apabila layanannya terpisah harus menghubungkannya dengan DNS terlebih dahulu.

Jenis Layanan Hosting yang Harus Kamu Pertimbangkan

Sebagaimana ruangan atau bangunan untuk membangun sebuah toko, layanan ini juga memiliki berbagai macam jenis. Masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti pengaturan privat, jaringan transportasi data, dan lainnya. Berikut beberapa jenis layanan yang tersedia.

1.      Shared

Sebagaimana namanya, hal ini berarti satu server dipakai secara bersama – sama dengan penyewa lainnya. Sehingga satu fasilitas akan digunakan secara bersama – sama, kelebihannya adalah biaya sewa jasa lebih mudah dibandingkan jenis lainnya.

Namun kelemahannya adalah ketika sedang banyak orang menggunakan akan mengakibatkan antrean panjang, membuat penggunanya sulit memanfaatkan fasilitasnya. Efeknya terhadap user adalah ketika mencoba mengakses websitenya cenderung lemot atau bahkan tidak berhasil masuk.

2.      Cloud

Efek ketika sedang ramai pengunjung adalah layanan mulai terasa lambat, bahkan beberapa pengunjung tidak dapat layanannya, biasanya ditandai dengan gagal mengakses situsnya. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah mengganti layanan hosting menjadi cloud.

Sistemnya seperti membuat kantor cabang, yaitu servernya akan menduplikasi informasi pada server yang sedang ramai kemudian mengalihkan pengunjung ke server duplikasi tersebut. Dengan demikian tidak akan terjadi antrean dan seluruh pengunjung mendapatkan layanannya secara optimal.

3.      VPS

Rekomendasi :   Mengenal Cisco dari Sejarah, Teknologi dan Layanannya

VPS atau Virtual Private Server menyediakan layanan hosting ekslusif, yaitu seluruh sumber daya dikelola oleh satu user lain. Efeknya adalah tidak akan terjadi kepadatan karena banyaknya pengguna yang mengaksesnya, sehingga tidak akan terjadi antrean.

Namun kelemahannya adalah harus memiliki keterampilan teknis untuk mengelola servernya secara mandiri. Tetapi kelebihannya adalah bisa mengelola sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya sendiri. Karena layanannya bersifat privat, maka biayanya juga sedikit lebih besar.

4.      Dedicated

Layanan pada jenis dedicated serupa dengan VPS, yaitu satu server untuk satu user saja. Namun perbedaannya adalah kapasitas dan sumber dayanya jauh lebih besar, biasanya digunakan untuk membangun jaringan yang cukup besar.

Tips Memilih Hosting yang Tepat untuk Kamu

Selain memahami jenis – jenisnya ada beberapa hal lain yang harus kamu pertimbangkan. Mengingat saat ini ada banyak penyedia layanan dengan berbagai fasilitas dan harga yang sangat beragam. Karenanya cobalah mempertimbangkan beberapa hal berikut.

1.      Pahami Kualitas Server

Perhatian pertama adalah kualitas servernya karena akan mempengaruhi kecepatan akses penggunanya. Selain kecepatan aksesnya juga pertimbangkan lokasi servernya, akan lebih baik apabila servernya berada satu lokasi dengan target audiens situs kamu.

2.      Pertimbangkan Anggaran

Menyewa jasa layanan internet juga memerlukan biaya langganan, kamu harus secara rutin membayarkan biaya sewa agar website bisa tetap aktif. Membayarkan biaya sewa tentu akan membebani anggaran dan finansial kamu, karenanya perhitungkan dan pertimbangkan juga biayanya.

Pertimbangannya kembalikan lagi kepada fungsinya, apabila fungsinya hanya sebagai portofolio, tidak perlu menyewa layanan mahal seperti VPS atau Dedicated, tetapi dapat memanfaatkan layanan berbasis cloud atau shared saja.

3.      Pastikan Memiliki Layanan 24 Jam

Layanan hosting terbaik biasanya memiliki ciri selalu aktif 24 jam, hal ini karena namanya permasalahan bisa datang kapan saja. Sebagai pelanggan kamu tentu ingin agar permasalahannya segera beres, karenanya pastikan layanannya buka selama 24 jam.

4.      Perhatikan Layanan Tambahan

Perbedaan harga biasanya terjadi karena adanya layanan tambahan, seperti keamanan, anti spam, dan lain sebagainya. Perhatikan secara jeli setiap layanan tambahannya, pastikan hanya mengambil tawaran yang memiliki fasilitas penting bagimu.

Langkah pertama ketika ingin mengembangkan sebuah website adalah mempersiapkan domain dan jasa layanan internet. Keduanya berperan penting agar website kamu dapat diakses dan ditampilkan pada orang lain. Ada banyak sekali layanan hosting, kamu harus jeli memilahnya.

Originally posted 2022-03-01 11:01:43.