Pengertian Spyware dan Cara untuk Mengatasi Serangannya

Pengertian spyware merupakan sebuah program yang secara diam-diam di install oleh orang lain tanpa sepengetahuan dari pemilik perangkat computer. Seperti Namanya, tujuan adanya spyware sendiri adalah untuk mengintai korban.

Jika melihat dari pengertiannya, maka spyware juga dikategorikan sebagai turunan dari malware. Malware sendiri merupakan perangkat lunak yang berbahaya. Jadi, segala bentuk aplikasi berbahaya bisa disebut sebagai malware.

Perlu dipahami bahwa adanya program yang memantau pengguna biasanya tidak disadari keberadaannya. Di sisi lain, hal ini juga menandakan lemahnya system keamanan siber dalam perangkat computer milikmu.

Ada beberapa contoh jenis serangan dari program mata-mata ini. Mungkin kamu tidak menyadarinya saat ini. Namun, akan lebih baik jika mengerti bagaimana pola serangannya sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan.

Pengertian Spyware Secara Umum yang Perlu Dipahami

Jika dilihat dari Namanya, maka spyware adalah program yang dipakai untuk melakukan spionase. Entah apa tujuan utamanya, tapi apa yang kamu lakukan dengan perangkat computer tersebut akan diketahui.

Bagi banyak orang, hal ini jelas merupakan sebuah hal buruk. Tidak ada yang ingin jika aktivitasnya terekam tanpa disadari. Apalagi, tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan yang masih belum jelas.

Dalam beberapa kasus, spyware menjadi langkah awal untuk menjatuhkan seseorang. Namun, dalam kasus lebih berat, semua data pribadi bisa direkam. Hal inilah yang kemudian jadi masalah besar bagi Sebagian besar orang.

Apalagi, tombol apa yang kamu tekan akan terlihat melalui program tersebut. Bahkan, riwayat kunjungan yang kamu lakukan juga akan terlihat. Dari sisi privasi, spyware sangat mengganggu dan cenderung merugikan.

Rekomendasi :   Mengenal Apa Itu Malware Cleaner dan Cara Kerjanya

Jenis-jenis Spyware Berdasarkan Cara Menyerangnya

Kamu telah memahami tentang pengertian spyware, maka sudah saatnya untuk mengetahui apa saja jenis-jenisnya. Perlu kamu ketahui bahwa jenis-jenis ini dikategorikan berdasarkan cara menyerangnya sehingga bisa diketahui gejalanya.

  1. Keyloggers

Beberapa ahli cybersecurity juga menyebut Keyloggers sebagai system monitor system. Keyloggers secara khusus dirancang untuk melakukan perekaman terhadap setiap aktivitas yang kamu lakukan, baik tombol yang kamu tekan hingga riwayat.

Dalam beberapa kasus, Keyloggers yang telah dikembangkan dapat mengumpulkan dokumen tertentu. Misalnya, jika kamu melakukan print out dokumen yang terhubung pada system, itu bisa di rekam dan kemudian dicetak ulang.

  1. Password Stealers

Jika melihat Namanya saja seharusnya kamu sudah paham bagaimana spyware ini bekerja. Spyware jenis ini akan mengumpulkan kata sandi dari computer yang sebelumnya telah terkena infeksi terlebih dahulu.

Setelah itu, kata sandi tersebut akan dikirimkan kepada pembuat spyware. Hal ini sangat berbahaya jika penyebar spyware mendapatkan kata sandi nomor rekening. Kamu akan mengalami hal buruk.

  1. Infostealers

Celah keamanan memang jadi salah satu hal paling pokok. Spyware jenis ini bahkan memiliki kemampuan yang jauh lebih kompleks dari dua jenis sebelumnya. Kemampuannya bisa dikatakan merupakan gabungan dari keduanya.

Faktanya, banyak kasus pencurian data karena pengguna tidak menyadari adanya spyware. Bahkan, hal ini berlangsung sejak lama. Apalagi jika sebelumnya tidak sengaja mengunduh file yang disusupi oleh spyware.

  1. Banking Trojans

Jika dilihat dari cara kerja, maka Banking Trojans sama seperti Infostealers. Bedanya adalah jenis spyware ini lebih sering menyerang Lembaga keuangan. Inilah yang membuat banyak kasus hilangnya dana nasabah.

Cara Mengatasi Spyware yang Perlu Diketahui

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk tindakan preventif. Hal ini penting demi melindungi data pribadi. Terutama jika kamu telah memahami pengertian spyware sebelumnya.

  1. Pasang antivirus
Rekomendasi :   Kreasikan Kreativitas Kamu, 6 Software Desain yang Layak Kamu Coba

Hampir semua perangkat lunak berbahaya memiliki solusi yang sama. Memasang antivirus merupakan tindakan preventif yang paling bijak. Setidaknya, antivirus dapat melakukan seleksi terhadap setiap file masuk.

Ada banyak antivirus yang telah dikembangkan oleh pihak ketiga. Selain itu, ada banyak versi gratis meskipun ada batasan pada penggunaan fitur. Namun, ini masih lebih baik dari pada tidak memilikinya.

  1. Update antivirus

Antivirus perlu di update untuk melakukan upgrade pada kemampuan pemindaian. Spyware bisa berkembang kapan saja dengan majunya era teknologi. Antivirus juga harus dikembangkan supaya dapat mengimbanginya.

  1. Disable penyimpanan cookie

Pada umumnya, spyware lebih sering muncul dari penyimpanan cookie. Itulah mengapa salah satu tindakan paling bijak adalah dengan mematikan penyimpanan cookie. Caranya adalah Ctrl+Shift+Delete, lalu Clear Data.

Melakukan pencegahan adalah hal paling penting sebelum tindakan lebih lanjut. Menutup celah keamanan mungkin perlu waktu. Namun, dengan mengerti pengertian spyware secara umum, kamu bisa memahami cara kerjanya dengan penuh.

Originally posted 2022-04-01 23:53:30.